Baca Juga : Penyegaran Anggotanya, Rusmansyah Pimpin Rapat Anggota Laskar Merah Putih Kota Metro
Lampung Timur, KompasLampung.Com - Jembatan gantung yang berada di Desa Buana Sakti, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, dikerjakan oleh warga desa secara swadaya masyarakat, Jumat (08/06/2022).
Perawatan jembatan gantung secara swadaya tersebut rutin dilakukan oleh warga Desa Buana Sakti, terutama menjelang hari hari besar, seperti saat menyambut Hari Raya Idhul Adha.
Mengingat jembatan gantung ini adalah satu-satunya akses menuju ke desa tetangga, perbaikannya mengunakan bahan kayu spanel yang kualitasnya memang sudah tidak diragukan lagi.
Jembatan gantung yang dibangun di tahun 1995 tersebut, sangat menunjang pergerakan perekonomian masyarakat dan merupakan akses tercepat ke arah pusat pemerintahan kecamatan.
.jpeg)
Dikarenakan jembatan gantung di Desa Buana Sakti itu satu-satunya jembatan untuk akses keluar masuknya masyarakat desa, pihak Kepala Kampung Buana Sakti mengambil inisiatif untuk selalu memperbaiki secara swadaya, supaya jembatan yang menjadi ikon Desa Buana Sakti, dan jadi satu kebanggaan tersendiri bagi desa, khususnya masyarakat desa setempat.
Menurut Kepala Desa Buana Sakti, Bapak Tumari, jembatan tersebut ibarat nyawa bagi desanya, menjadi alat transportasi penghubung ke desa tetangga.
"Dari pertama didirikannya jembatan gantung sampai sekarang sangat membantu dan menjadi nyawa bagi pergerakan perekonomian desa, kondisi jembatan yang mulai rusak lantainya perlu diperbaiki, dengan kesadaran dan swadaya masyarakat , maka dikerjakan segara gotong royong," ujarnya.
Begitu pentingnya jembatan gantung ini guna menopang perekonomian warga desa, seperti yang dikatakan oleh Bapak Yar (46) warga Desa Buana Sakti saat dikonfirmasi oleh awak media kompaslampung.com ketika melintas jembatan tersebut.
"Saya selalu mengunakan jembatan ini ketika akan berangkat kerja dengan mengunakan mobil jenis pickup, begitu mengerikan ketika papan jembatan ada yang rusak, tapi sekarang saya sudah tidak merasa was-was lagi karena sudah diperbaiki oleh warga setempat," jelasnya. (Red)




















