Tanggul Jebol Akibat Banjir Djohan Minta Dinas Terkait Gerak Cepat

Jumat, 24 Jul 2020 | 17:54:04 WIB, Dilihat 1087 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Tanggul Jebol Akibat Banjir Djohan Minta Dinas Terkait Gerak Cepat

Baca Juga : Rencana Kegiatan Pekerjaan Lapen Desa Margototo Layak Di Tinjau Ulang


Metro, KompasLampung.Com - Wakil Wali Kota Metro, Djohan meninjau tanggul tersier yang jebol dan mengakibatkan banjir di RT/14 RW/03, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Jumat (24/7/2020).

Dikatakanya, jebolnya tanggul tersier tersebut, lantaran kondisinya yang sudah rusak tidak mampu menahan debit air. Ditambah lagi, posisi tanggul lebih tinggi dibanding pemukiman. 

"Iya tadi malam saya mendapat laporan kalau tanggulnya jebol. Katanya warga sudah menghubungi dinas terkait tapi tidak ditanggapi. Makanya tadi malam dan sekarang saya tinjau," kata dia.

Menurut dia, tanggul tersebut sebelumnya akan diperbaiki, namun tertunda karena anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Metro dialihkan untuk Covid-19. 

"Sudah masuk perencanaan dan bahkan sudah ada gambarnya. Tetapi karena ada COVID-19 makanya tertunda," ucapnya. 

Oleh sebab itu, Djohan meminta DPUTR untuk segera memperbaiki tanggul yang jebol tersebut, agar tidak mengakibatkan banjir. 

"Terutama yang jebol itu diperbaiki dulu. Ini tidak ada air karena pintu airnya ditutup. Kalau yang perbaikan tersiernya nanti dimasukkan ke ABT. Yang penting bagian yang jebol itu dulu," tegasnya. 

Kabid Pengairan DPUTR Kota Metro, Ferry Handono mengatakan, tersier tersebut akan segera diperbaiki khususnya titik yang rawan jebol. 

"Nanti kita analisa. Kalau yang jebol nanti segera lah kita perbaiki. Kemudian juga pada titik-titik yang rawan jebol," terangnya. 

Saparudin, warga sekitar menuturkan, jebolnya tanggul tersier ini sudah terjadi hingga empat kali. Untuk sementara ini, bagian tanggul yang jebol ditutup menggunakan karung yang diisi pasir. 

"Kalau yang semalam abis isya mas jebolnya. Terus sama warga ditutup pintu air yang atas supaya airnya berenti. Kalau ketinggian air yang masuk rumah sekitar setengah meter," paparnya. 

Pihaknya berharap agar pemerintah segera memperbaiki tersier tersebut agar tidak lagi terjadi banjir. (AB)



Rencana Kegiatan Pekerjaan Lapen Desa Margototo Layak Di Tinjau Ulang
  • Rencana Kegiatan Pekerjaan Lapen Desa Margototo Layak Di Tinjau Ulang

    Jumat, | 10:36:02 | 1618 Kali


  • Mayat Anonim Ditemukan Di Ladang Jagung Desa Bandar Dalam Kecamatan Sidomulyo
  • Mayat Anonim Ditemukan Di Ladang Jagung Desa Bandar Dalam Kecamatan Sidomulyo

    Kamis, | 22:39:55 | 1932 Kali


  • Hari Raya Idul Adha Walikota Metro Ingatan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
  • Hari Raya Idul Adha Walikota Metro Ingatan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

    Kamis, | 20:46:57 | 706 Kali


  • Paud TK Fauzan Akbar Patut Mendapat Perhatian Khusus Dari Pemerintah
  • Paud TK Fauzan Akbar Patut Mendapat Perhatian Khusus Dari Pemerintah

    Kamis, | 17:52:43 | 2116 Kali


  • Lagi Lagi Pembangunan Irigasi P3A Diduga Asal Asalan Tidak Sesuai Juknis
  • Lagi Lagi Pembangunan Irigasi P3A Diduga Asal Asalan Tidak Sesuai Juknis

    Kamis, | 17:27:53 | 1077 Kali