Baca Juga : Nasib Terminal Mulyojadi Sangat Memprihatinkan
Metro, Kompas Lampung.Com - Jalan merupakan sebuah sarana yang teramat vital bagi sebuah kehidupan Masyarakat dalam membangun sebuah perekonomian, maka sangatlah di perlukan sebuah infrastruktur jalan yang memadai serta layak untuk di jadikan perhatian khusus dari Pemerintah maupun oleh pihak terkait, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dan Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
Maka untuk itu perlunya sebuah keseriusan Pemerintah dalam membangun sarana jalan dengan tujuan guna mempercepat perputaran roda perekonomian Rakyat, untuk itu tidaklah sesuatu yang berlebihan bilamana terdapat kerusakan pada sebuah jala, sehingganya semua itu akan menjadi sorotan publik. Seperti halnya jalan Budi Utomo yang merupakan jalan penghubung antar Kabupaten dan Kota di mana kurang lebih di sepanjang jalan tersebut masih terdapat kerusakan badan jalan yang sudah sangat memprihatinkan.
Kerusakan di sepanjang jalan tersebut kurang lebih sekitar 500 m, mulai dari jembatan 25 hingga sampai jembatan 26 Metro selatan arah menuju ke Metro Kibang, selain adanya banyak badan jalan yang aspalnya sudah mengelupas, juga terdapat beberapa lubang yang besar dan menganga serta dalam bahkan lubang tersebut mirip dengan adanya gubangan kerbau bila terendam air hujan.
Sebagaimana pantauan Awak Media ini, Rabu 23 Desember 2020 dengan adanya kondisi jalan seperti itu selain tidak membuat kenyamanan juga akan memicu terjadinya laka lantas, mengingat jalan tersebut merupakan jalan alternatif untuk menuju Kota Bandar Lampung maupun jalan tol itera. Sehingga banyak pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut sangat mengeluhkan akan kondisinya yang semakin hari justru semakin rusak parah.
Sebagaimana yang di ucapkan oleh Sumiyem dan Tukijo salah satu Warga Karangrejo, pasangan suami istri itu dalam kesehariannya selalu melintasi jalan tersebut mengingat mereka setiap pagi harus berbelanja kemetro jadi dengan kondisi jalan seperti itu tentu saja berharap agar sekiranya Pemerintah sesegera mungkin untuk merehap jalan supaya bagi para pedagang sayur seperti saya ini tidak was-was dalam membawa dagangan. Karena pernah terjadi beberapa waktu lalu ada pedagang yang mengalami laka tunggal yang di akibatkan terperosok kejalan yang berlubang sehingga selain sepeda motor mengalami kerusakan juga dagangan murat marit dan tak layak di jual lagi. (Bambang S)





















