Nasib Terminal Mulyojadi Sangat Memprihatinkan

Selasa, 08 Des 2020 | 16:15:43 WIB, Dilihat 1476 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Nasib Terminal Mulyojadi Sangat Memprihatinkan

Baca Juga : Kasi PMD Metro Kibang Akan Tinjau Ulang Pekerjaan Lapen Di Dua Desa


Metro, KompasLampung.Com - Seperti nasib Terminal Induk Mulyojati 16 C Metro Barat, semakin hari dan bulan hingga tahun kondisinya kian bertambah memprihatinkan dan mengenaskan, Terminal yang di bangun pada tahun delapan puluhan itu sempat menjadi salah satu icon Kota Metro saat masa atau versi masih Kabupaten Lampung Tengah.

Dengan berputarnya roda kehidupan dan beradapan baik secara ekonomi maupun sosial masyarakat, ternyata setelah adanya terpecahnya suatu Daerah dengan sistem otonomi Daerah dan sementara Kabupaten Lampung Tengah yang dahulunya berinduk atau berkedudukan di Metro, justru semenjak Metro menjadi Kota Madya justru terdapat beberapa aset Daerah yang nampak adanya pembiaran tanpa adanya perhatian dari Pemkot Metro, bahkan bukan hanya sebatas pembiaran melainkan sampai terjadi adanya sebuah lahan atau tempat yang alih pungsi.

Dengan kurangnya Pemkot Metro dalam memperhatikan aset Negara tentu berdampak pada merosotnya perekonomian yang ada di Kota Metro hal itu telah di rasakan oleh para Perusahaan otto di bidang angkutan darat terutama para Awak dari armada Bus, baik Bus lokal maupun Bus antar provinsi. Salah merosotnya incam untuk Daerah akibat kurangnya perhatian dari instansi terkait dalam perawatan maupun pengelolaan sebuah sarana umum yang telah menelan biaya hingga milyaran rupiah.

Sebagaimana pantauan dari Awak Media ini, Senin 7 Desember 2020 di mana keberadaan atau kondisi terminal tersebut benar-benar sangat miris sekali dan terkesan terbengkalai dan tidak terurus, selain tempat yang sudah di timbuhi rumput hingga sampai menutupi pandangan mata pada badan jalan, dan badan jalan yang ada hampir keseluruhan terdapat lubang bahkan sampai menyerupai kubangan kerbau. Bahkan yang memiriskan lagi justru hampir pula bangunan gedung terminal mengalami kerusakan yang amat parah lebih lebih bangunan Pos pintu masuk selain sudah remuk hanya di pungsikan untuk menjadi tempat tumpukan ban bekas, serta plang nama di gerbangpun juga telah raib.

Selanjutnya, menurut narasumber berinisial EL salah satu pengurus PO Armada lintas Pulau dalam keterangannya saat di konfirmasi, "sebenarnya kalau Pemerintah sedikit mau peduli akan kondisi terminal ini untuk di benahi atau setidaknya di rawat barang tentu para penumpang akan lebih senang berhenti atau turun di dalam terminal. Namun karena adanya kondisi seperti ini tentu saja para penumpang enggan untuk masuk sehingga mereka memilih untuk turun di pinggir jalan. Selebihnya ia sangat berharap agar sekiranya Pemerintah cepat tanggap dan mau bebenah demi kenyamanan seluruh penumpang baik penumpang Angkot hingga penumpang antar Provinsi, hingga penumpang antar Pulau," tandas EL panggilan akrabnya. (Bambang S)



Kasi PMD Metro Kibang Akan Tinjau Ulang Pekerjaan Lapen Di Dua Desa
  • Kasi PMD Metro Kibang Akan Tinjau Ulang Pekerjaan Lapen Di Dua Desa

    Jumat, | 21:25:20 | 1346 Kali


  • Jalan Milik Provinsi Dan Kabupaten Lamtim, Luput dari Perhatian Pemerintah
  • Jalan Milik Provinsi Dan Kabupaten Lamtim, Luput dari Perhatian Pemerintah

    Jumat, | 13:18:32 | 1360 Kali


  • Pihak Sekolah SMAN 06 Metro Keluhkan Kondisi Jalan
  • Pihak Sekolah SMAN 06 Metro Keluhkan Kondisi Jalan

    Rabu, | 15:01:01 | 1483 Kali


  • Di Duga Pembangunan Ruang Praktek SMKN 4 Metro Beraroma Korupsi
  • Di Duga Pembangunan Ruang Praktek SMKN 4 Metro Beraroma Korupsi

    Senin, | 20:38:59 | 2018 Kali


  • TPK Dan Kades Margototo Membangkang Perintah Pendamping
  • TPK Dan Kades Margototo Membangkang Perintah Pendamping

    Senin, | 10:32:49 | 2156 Kali