Baca Juga : IRJEN POL R.AHMAD NURWAHID MENGHADIRI ACARA TERSEBUT TANGGAL 8 MEI 2025
Metro Kompaslampung.com
. dalam sambutan nya
Wali kota metro mengajak semua pihak untuk kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945.
Hal ini diungkapkan Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia pada upacara bendera dalam Rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila bertempat di Lapangan Samberpark Kota Metro, Senin (02/06/2025)
Ia menegaskan, bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia.
“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila,” ucapnya.

Wali Kota metro Bambang mengajak untuk merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta (dua ratus tujuh puluh juta) jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda.
“Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia,” tuturnya.
“Hal ini menjadi prioritas, Karena kita menyadari bahwa kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila
bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Bambang mengungkapkan kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila
kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia,” pungkasnya.
Dalam peringatan Hari lahir nya pancasila upacara dihadiri Wakil Wali Kota Metro, Ketua DPRD Kota Metro, Forkopimda Kota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro, Staf Ahli Wali Kota Metro, Asisten Sekda Kota Metro, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Metro, , Camat Se-Kota Metro, Kepala Instansi Vertikal Se-Kota Metro, Ketua TP-PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, Ketua Organisasi Wanita Se-Kota Metro Lurah Se-Kota Metro, (ADV)




















