Di Duga Proyek Di Serebot, Puluhan LSM Dan Wartawan Geruduk Kantor ULP

Rabu, 19 Agu 2020 | 19:26:10 WIB, Dilihat 1122 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Di Duga Proyek Di Serebot, Puluhan LSM Dan Wartawan Geruduk Kantor ULP

Baca Juga : Lapas Kelas IIA Kota Metro Berikan Remisi Kepada 347 Narapidana Umum


Lampung Tengah, KompasLampung.Com - Kantor ULP kian memanas akibat banyaknya Proyek Sumur Bor yang pada awalnya ada kesepakatan antara pihak Pemerintah dengan pihak rekanan yang notabenya selain pemborong juga merupakan sebagai  kelompok dari oraganisasi sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Memanasnya Kantor ULP akibat dampak yang timbul karena adanya dugaan kuat bahwasannya pihak ULP telah ingkar janji atas kesepakan awal yang semestinya pekerjaan tersebut di kerjakan oleh Kelompok LSM namun al hasil semua itu justru  ada pihak rekanan lain yang di menangkannya (yang mengerjakan semua proyek tersebut).

Sepertinya tahun 2020 ini, merupakan menjadi sebuah tahun yang memanas untuk di Kabupaten Lampung Tengah, semua di sebabkan situasi yang tidak kondusif. Berkenaan sebuah tender jenis pekerjaan yang ada di ULP (Unit Lelang Pengadaan), yang penuh aroma kolusi dan nipotisme dengan cara melakukan tender yang tidak transparan sehingga adanya pengondisiian oleh orang dalam (Panitia Pokja).

Selanjutnya, dengan adanya hal tersebut mengundang Emosu maupun  kemarahan dari Puluhan LSM dan wartawan dengan cara mendatangi kantor ULP, 19 Agustus 2020 untuk meminta penjelasan kepada Iswantoro selaku Ketua ULP dan Panitia Pokja atas hak paket kerjaan yang sudah di berikan kepada mereka.

Menurut Edison saat di dampingi langsung oleh puluhan rekan-rekan LSM dan wartawan di kantor setempat ia menerangkan bahwa kehadiran mereka disini untuk meminta hak kerja yang telah di berikan. "Perlu diketahui bahwasannya dengan adanya kami disini semua tak lain dan tak hayal hanya ingin mengambil hak kami yang dimana telah di berikan kepada kami, akan tetapi dari seluruh kerjaan yang telah di berikan kepada kami ternyata telah di tumbur oleh pihak yang tidak  bertanggung jawab," ucapnya.

Selain itu kami sudah seminggu mendatangi kantor ULP, dan kantor ULP selalu keadaan tutup sehingga tidak  pernah ada orang, iswantoro kepala ULP tak di ketahui keberadaan nya. Ini sudah pasti ada pengkondisiin dengan orang dalam sebab seluruh paket yang ada semua di tumbur dengan penawaran yang tak jauh turun dari pemilik kerjaan .

Berdasarkan Informasi dari narasumber yang kami dapat dan bisa di pertanggungjawabkan bahwa pemenang tender tersebut adalah Agung Diki yang di danai oleh vigo anak dari Musawir,dan mereka lah yang numbur semua paket yang ada di lampung tengah.

Lain halnya Kodri Staf ULP, dalam pengakuannya ia menjelaskan bahwa ia tidak tahu menahu sama sekali yang menyangkut dengan proyek. "Saya tidak tai sama sekali menyangkut tentang proyek, karena saya ini hanya bawahan dan saya juga meminta agar sekiranya saya tidak di jadikan tumbal. Akan tetap saya sampaikan ke pimpinan (Iswantoro), apa yang telah di sampaikan Edison dan seluruh LSM serta Wartawan hal tersebut di sampaikan Kodri hingga berkali kali, bahwa staf dan bawahan jangan di jadikan tumbal ataupun korban, pasti akan saya sampaikan ke iswantoro, jangan sampai kami yang jadi korban kami hanya bawahan saja," imbuh Kodri.

Dengan nada lantang dan tegas Edison salah satu rekanan yang merasa di rugikan ia menegas kan dirinya akan menunggu agung Dkk di manapun tempat nya, "Akan saya tunggu mau ketemuan dimanapun karena ini hak kami dan ini urusan perut, jika mereka tak lagi saling menghargai di mana saja saya tunggu mau jam berapa saja," tandas Edison. (Bambang S)



Lapas Kelas IIA Kota Metro Berikan Remisi Kepada 347 Narapidana Umum
  • Lapas Kelas IIA Kota Metro Berikan Remisi Kepada 347 Narapidana Umum

    Senin, | 18:54:36 | 1409 Kali


  • Walikota Metro Siapkan Perwali Guna Penindakan Pelanggaran Protokol Kesehatan
  • Walikota Metro Siapkan Perwali Guna Penindakan Pelanggaran Protokol Kesehatan

    Sabtu, | 09:30:55 | 1457 Kali


  • Jaksa Agung RI Minta Kinerja Kejari Metro Lebih Banyak Ungkap Kasus Korupsi
  • Jaksa Agung RI Minta Kinerja Kejari Metro Lebih Banyak Ungkap Kasus Korupsi

    Jumat, | 20:33:54 | 1171 Kali


  • Bersamaan Hari Bhayangkara Polres Lamsel Gelar Pemusnahan Barang Bukti
  • Bersamaan Hari Bhayangkara Polres Lamsel Gelar Pemusnahan Barang Bukti

    Kamis, | 17:21:08 | 1570 Kali


  • Inspektorat Lamtim Angkat Bicara Soal Penarikan Biaya PTSL Sebesar Rp 500.000
  • Inspektorat Lamtim Angkat Bicara Soal Penarikan Biaya PTSL Sebesar Rp 500.000

    Kamis, | 10:12:27 | 1985 Kali