Baca Juga : Wakil Gubernur Lampung, Dukung Pembinaan Atlit Sepak Bola Usia Dini
Metro, KompasLampung.Com - Sebanyak 23 sekolah di Kota Metro terdiri dari 5 SMP dan 18 SD baik negeri maupun swasta telah mengajukan rekomendasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk disampaikan ke Satgas Covid-19 agar dapat melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.
Kepala Disdikbud Metro Ria Andari, menjelaskan dalam waktu dekat Kota Metro akan memberlakukan sistem pembelajaran tatap muka di beberapa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Metro.
"Dalam waktu dekat kita akan mengadakan KBM secara tatap muka, saat ini ada 23 sekolah yang meminta untuk direkomendasikan untuk melakukan KBM secara tatap muka," ucapnya, Kamis (27/8/2020).
Adapun data nama 18 SD yang telah direkomendasikan adalah SD Teladan, SD N 2 Metro Timur, SD N 12 Metro Pusat, SD N 2 Metro Barat, SD N 11 Metro Pusat, SD N 4 Metro Selatan, SD N 4 Metro Timur, SD N 4 Metro Barat, SD N 2 Metro Selatan, SD N 1 Metro Selatan, SD N 6 Metro Pusat, SD N 8 Metro Barat, SD Xaverius, SD IT WU, SD Aisyiyah, SD Alquran, SD Al Mukhsin, SD Nurul Huda.
Kemudian untuk lima yang direkomendasi, SMP N 6, SMP N 8, SMP N 2, SMP N 9 dan SMP Muhammadiyah 1. Dan untuk sekolah yang belum mendapatkan rekomendasi masih bisa mengajukannya ke pihak Dinas Pendidikan.
Ria menambahkan, untuk menerapkan KBM secara tatap muka, harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan.
"Protokol kesehatan harus benar-benar di jalankan, dengan menyediakan tempat untuk mencuci tangan, lakukan latihan kawasan wajib pakai masker, dan tempat duduk harus diberikan jarak, apabila didapati yang lalai dalam penerapan tersebut, sekolah akan langsung dihentikan dan dianggap belum siap dalam KBM tatap muka," tegasnya. (Rls/AB)




















