Pelaut Australia Di Begal Di Perairan Tulang Bawang

Jumat, 29 Mei 2020 | 23:47:13 WIB


Satpolair Polda lampung bersama Tim Satgas Covid 19 dan Basarnas Lampung sampai saat ini masih melakukan Penyelidikan dan pendalaman terhadap WNA (Australia) yang terdampar di perairan Tulang Bawang Lampung.

Kapal layar berbendera Australia yang logo jangkar di perairan Kuala Teladas adalah Kapal dengan Nama Hoopla negara asal Australia dengan satu orang kru an. Kadeus Nobisqi (70th).

Berdasarkan keterangan sementara yang telah dihimpun adalah kapal tsb berlayar dari Australia menuju jakarta dengan satu orang kru , sebelum nya singgah di Batam , namun pada tanggal 22 Mei 2020 sekira jam 24.00 wib mengalami tindak pidana curas/ dirampok di sekitar perairan OKI Prov. Sumatera Selatan dengan kerugian sebagai berikut :
1. Uang 700 dolar Australi
2. GPS dan alat navigasi
3. Handphone Iphone
4. BBM
5. Dokumen kapal dan paspor
6. Makanan
7. Alat masak
8. Kemudi kapal/ strir kapal
9. Dinamo starter
10. Accu

Pelaku diperkirakan 10 Orang dan 4 orang pelaku menggunakan senpi, Setelah kejadian, korban WNA tersebut menekan tombol alat keselamatan pelayaran EPIRB (Emergency Position Indicating Reported Beacon), signal emergency Tersebut diterima oleh IMO (International Maritime Organization) & diteruskan kepada Kedubes Australia di Jakarta, kemudian Pihak Kedubes Australia meneruskan info tersebut kepada instansi terkait, termasuk Polri yang kemudian Anggota Dit Pol Air Polda Lampung bersama Polres Tulang Bawang menggunakan Kapal Polisi no Lambung 2001 bergerak menuju titik koordinat dimana korban berada.

Saat ini Dit Polair Polda lampung bersama Tim Satgas Covid 19 dan Basarnas Lampung telah melakukan Langkah- Langkah antara lain :
1. Mengecek kapal dan kondisi korban.
2. Meminta keterangan dan dokumentasi.
3. Memberikan pengamanan dengan lego jangkar didepan Pangkalan Sat Polair Polres Tuba /KP 2001 Teladas
4. Koordinasi dengan Basarnas untuk dilakukan koordinasi tingkat pusat.
5. Setelah koordinasi Basarnas maka korban dapat berkomunikasi langsung dengan Perwakilan Kedubes Australia an Ibu Mita.
6. Koordinasi bersama Ditpolairud Polda Sumatera Selatan, yang menangani perkara kasus Curas .
7. Memberikan bantuan Logistik Peralatan Memasak, Makanan dan Melakukan Perbaikan Kapal.

Berdasarkan koordinasi dengan Ditpolair Polda Sumatera Selatan melalui Kasatpolair OKI Polda Sumatera Selatan pda tanggal 26 Mei 2020, bahwa Satpolair Polres OKI telah mengamankan Barang Bukti, namun tersangka sudah melarikan diri, dan Barang Bukti yang sudah diamankan adalah GPS, Perahu 8 pk, tv. Perahu stenlis tanpa mesin, tali kapal layar kapal, satu alat pemancar sinyal/ epib. Titik Kordinat posisi kapal
1. Posisi kapal kita ketahui 4°24'33" S (empat derajat dua puluh empat menit tiga puluh tiga detik) 105°50'49" E (seratus lima derajat lima puluh menit empat puluh sembilan detik )
2. TKP DISTRES/KEJADIAN 3°58'400" S( tiga derajat lima puluh delapan menit empat ratus detik) 105°53'000 E (seratus lims derajat lima puluh tiga menit nol detik ) Kapal berjumlah :2 kapal
3.PELAKU berjumlah : 10 ORANG Yang 4 orang menggunakan senpi

Upaya yang di lakukan :
1.mengecek dan memberikan pengamanan terhadap korban.
2.koordinasi dan mengedepankan SATGAS COVID 19,BASARNAS,COAS GUARD/KPLP.
3.Memberikan bantuan makanan dan minum 4.melaporkan setiap perkembangan kepada pimpinan.

KABIDHUMAS POLDA LAMPUNG Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.