Lampung Timur, KompasLampung.Com - Masdar kepala Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur anggarkan dana desa (DD) untuk penanganan covid 19 yang digunakan untuk pembelian sarana dan prasarana di posko Desa Raman Aji, Minggu (31/05/2020).
Masdar selaku kepala desa menjelaskan terkait masalah anggaran dana desa (DD) yang dianggarkan untuk covid 19 telah ia realisasikan sebesar kurang lebih 41 juta rupiah untuk sarana dan prasarana baik pakaian APD (Alat Pelindung Diri) dan penyemprotan disinspektan baik di pasar-pasar, sarana pendidikan, sarana tempat ibadah dan di lingkungan warga desa setempat.
Selain itu juga disiapkan untuk makanan seperti snack, katering, gula kopi dan lain sebagainya untuk tim relawan penjaga posko covid 19 dengan sejumlah anggaran sebesar 25 juta rupiah.
"Untuk sisa dari anggaran tersebut senilai 16 juta rupiah dimusyawarahkan dan disepakati oleh masyarakat dan tim relawan berikut seluruh prangkat Desa Raman Aji," jelasnya.
Selaku tim gugus tugas sebagai relawan, sisa dana anggaran tersebut dibagikan kepada seluruh tim relawan dengan sejumlah orang kurang lebih seratus dua puluh dua orang sebagai gaji mereka selama kurang lebih dua bulan sebelum menjelang bulan suci Ramadhan dan menjelang Idhul Fitri 1441 Hijriah.
Masdar selaku kades kembali menerangkan "Ada sekitar seratus orang lebih yang terdata sebagai ODP di Desa Raman Aji dikarenakan banyaknya warga desa tersebut yang merantau untuk mencari nafkah sebagai pekerja buruh di luar kota baik dari ibu kota Jakarta dan pulau Jawa."
Namun hal tersebut bagi warga desa yang tercatat sebagai ODP telah mengisi laporan baik di posko penjagaan covid 19, dinas kesehatan dan puskesmas.
Bagi masyarakat yang tercatat sebagai ODP telah disarankan untuk mengisolasi diri secara pribadi dan juga diawasi oleh semua tim relawan gugus tugas covid 19 beserta seluruh perangkat desa baik dari kepala dusun, RT/RW setempat dan di dampingi oleh salah satu anggota polisi dari Polsek Raman Utara sebagai babinkamtibmas Desa Raman Aji.
Selain mengawasi warga yang statusnya ODP, Masdar juga menyiapkan satu rumah sebagai ruang tempat isolasi yang telah di fasilitasi seperti kasur lantai dan kipas angin. (Fatullah)




