Baca Juga : Polres Metro Amankan Pelaku Aniaya Ibu Kandung Sendiri
METRO, Kompaslampung.com - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kota Metro menggelar In House Training (IHT), tentang bimbingan teknis pembelajaran dan Penilaian Kurikulum Merdeka Tahun Pelajaran 2024/2025.
Kepala SMA Negeri 2 Kota Metro Ali Kurniawan, S.HI, M.Pd mengatakan, kegiatan IHT ini merupakan agenda rutin sekolah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang profesionalitas mengajar, terutama dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka.
Menurutnya, salah satu hal terpenting dalam raport pendidikan adalah kompetensi literasi dan numerasi. Tingkat literasi numerasi siswa di Indonesia masih lemah sesuai dengan hasil laporan dari PISA.
"Oleh karena itu, menindaklanjuti hasil evaluasi raport pendidikan, maka kami berinisiatif meningkatkan kompetensi guru dalam hal literasi numerasi dengan harapan bisa meningkatkan kualitas peserta didik di kelas," ujar Ali Kurniawan, S.HI, M.Pd dalam sambutannya pada pembukaan Upgrading dan IHT Peningkatan Kompetensi Literasi Numerasi, Kamis tanggal 22 Februari 2024 di SMA Negeri 2 Metro.
Literasi numerasi adalah, kemampuan seseorang untuk memahami, menggunakan, dan menginterpretasikan angka dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. Ini meliputi pemahaman terhadap konsep matematika dasar, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, serta kemampuan untuk membaca dan menafsirkan data dalam bentuk grafik, tabel, dan diagram," tutup Ali Kurniawan.
Sementara itu, Kacabdin Wilayah V, Indarti, S.Sos juga menyampaikan dalam arahan dan sambutannya sekaligus membuka acara dengan resmi bahwa, pentingnya literasi numerasi terletak pada kemampuannya untuk membantu individu mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai situasi.
Seperti, lanjut Indarti, pengelolaan keuangan pribadi, pemahaman informasi statistik, dan penyelesaian masalah dalam kehidupan sehari-hari. Literasi numerasi juga menjadi landasan yang penting dalam kemampuan seseorang untuk berhasil dalam pendidikan, karier, dan kehidupan sosial," imbuhnya.
Indarti menambahkan, bahwa kegiatan yang dirancang ini, merupakan hasil tindak lanjut dari raport pendidikan. Ketika seseorang memiliki tingkat literasi numerasi yang tinggi, mereka lebih mampu berpartisipasi secara aktif dalam masyarakat modern yang semakin bergantung pada data dan angka.
"Hal senada ditambahkan Ketua pelaksana kegiatan, Drs. Triwoko HS yang juga Waka Kurikulum SMA Negeri 2 Metro, pendidikan yang memprioritaskan pengembangan literasi numerasi menjadi kunci untuk mempersiapkan individu agar berhasil dalam era informasi dan teknologi saat ini," pungkasnya.
Menurut Waka Humas, Amar Fatkhalloh, S.Pd.I bahwa, kegiatan pelatihan ataupun upgrading guru merupakan salah satu program peningkatan kompetensi yang telah dirancang dalam matrik program kerja Kehumasan dan Kurikulum tahun pelajaran 2024 setidaknya 4 kali setahun. Dan ini adalah kali pertama di awal tahun 2024.
IHT ini diisi oleh narasumber di bidangnya yaitu Muhammad Nurissalam, S.Si, M.Si yang juga merupakan Pengajar Praktik Badan Guru Penggerak. Materi yang disampaikan sangat menarik dan mudah dipahami terlebih lagi diselingi dengan banyaknya permainan sehingga tidak terkesan monoton bahkan selalu menggunaka platform digital. Selain itu kegiatan secara kolaboratif juga dilakukan sesuai dengan gaya belajar orang dewasa hingga pukul 16.00 WIB.
“Sekolah akan memiliki grid yang tinggi tatkala siswanya mampu lulus di perguruan tinggi melalui jalur SNBT dan mendapatkan nilai tinggi. Itu artinya, siswa tersebut memiliki kemampuan literasi numerasi yang tinggi. Saya berharap, IHT ini adalah bukan akhir. Namun, ini adalah awal dan menjadi inspirasi bagi para teman-teman guru sehingg berdampak positif bagi seluruh siswa di SMA Negeri 2 Metro,” ucapnya.
Hadir dalam kegiatan iin, yaitu pengawas pembina SMA Negeri 2 Metro Dra. Suratin, MM yang juga memberikan arahan singkat kepada seluruh peserta guru yang berjumlah sekitar 50an peserta dari seluruh mata pelajaran. (Red)
Editor : Bung Pur




















