Bocah 7 Tahun Jadi Korban Pemerkosaan : Ketua TPKK Lamtim Sangat Prihatin dan Berikan Dukungan Psiko

Selasa, 31 Agu 2021 | 21:25:27 WIB, Dilihat 1187 Kali

Oleh Redaksi Kompas Lampung

Share on Facebook Share on Twitter

Bocah 7 Tahun Jadi Korban Pemerkosaan : Ketua TPKK Lamtim Sangat Prihatin dan Berikan Dukungan Psiko

Baca Juga : TKW Meninggal Dunia di Arab Saudi : Kapolsek Way Pengubuan Mencari Keluarganya


Kompaslampung.com, Ketua tim penggerak (TP) PKK Lampung Timur (Lamtim), Ny. Yus Bariah Dawam Rahardjo didampingi Ny. Huzaimah Azwar Hadi mengaku sangat prihatin kepada bocah 7 tahun warga Desa Sidorejo (Register 38) Kecamatan Sekampung Udik menjadi korban kekerasan seksual.

Pelaku NM (34) warga Waway Karya Lampung Timur sendiri, telah ditangkap oleh aparat kepolisian dan saat ini tengah menjalani proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Orangtua korban menceritakan, kronologis perkosaan yang dialami oleh buah hatinya kepada tim yang datang mengunjunginya.

Pada kunjungan tersebut Ny. Yus Bariah menyampaikan rasa simpati dan keprihatinannya atas peristiwa yang dialami oleh korban. “Sangat prihatin ya, anak berumur 7 tahun harus mengalami peristiwa yang memilukan ini,” ujar Yus Bariah, Senin 30 Agustus 2021.

Lebih lanjut Yus Bariah menambahkan, pihaknya menyampaikan dukungannya kepada korban dan keluarganya, agar tetap kuat dan tidak berkecil hati serta akan segera mengadakan pertemuan antar pemangku kepentingan menyikapi kasus kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Lampung Timur.

“Ini tidak bisa hanya pemerintah sendiri, semua elemen/kelompok harus ikut bersama sama mengupayakan agar kasus kekerasan yang ada di Lampung Timur ini dapat di tekan atau tidak ada lagi,” jelas Yus Bariah.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak (PPPA) Lampung Timur Rita Witriati didampingi Plt, UPTD PPPA Triyanti, menyampaikan, bahwasanya korban telah mendapatkan layanan pendampingan dari dinas PPPA.

Bentuk layanan yang diberikan adalah pemulihan Psikologis dan juga dukungan psikososial bagi keluarganya. “Untuk korban sudah kita upayakan pemulihan Psikologisnya dan hingga saat ini masih terus kita dampingi,” ujar Rita.

Pendampingan oleh Dinas PPPA akan terus dilakukan hingga proses hukum yang dijalani korban selesai. “Kita memberikan layanan hingga proses hukum si korban selesai, setelah itu selama enam bulan kemudian tetap kita lakukan monitoring,” pungkasnya. (Prayetno)



TKW Meninggal Dunia di Arab Saudi : Kapolsek Way Pengubuan Mencari Keluarganya
  • TKW Meninggal Dunia di Arab Saudi : Kapolsek Way Pengubuan Mencari Keluarganya

    Selasa, | 21:08:07 | 844 Kali


  • Polres Metro Operasi Yustisi Sasar Tempat Keramaian
  • Polres Metro Operasi Yustisi Sasar Tempat Keramaian

    Selasa, | 20:42:20 | 827 Kali


  • Pelaku Sempat Kabur, Polsek Way Pengubuan Berhasil Meringkus Pencurian Sepadah Motor
  • Pelaku Sempat Kabur, Polsek Way Pengubuan Berhasil Meringkus Pencurian Sepadah Motor

    Senin, | 22:07:53 | 813 Kali


  • Aksi Rentenir Tagih Hutang, Dilaporkan ke Polisi
  • Aksi Rentenir Tagih Hutang, Dilaporkan ke Polisi

    Senin, | 21:53:33 | 1333 Kali


  • Kabar Duka: Dokter Ahli Syaraf Kota Metro Meninggal Dunia
  • Kabar Duka: Dokter Ahli Syaraf Kota Metro Meninggal Dunia

    Senin, | 17:32:59 | 1745 Kali