Baca Juga : Pemdes Sungai Buaya Mesuji Bagikan BLT Dari Dana Desa Tahun 2020
Tubaba, Kompas Lampung.Com- Tiyuh Pagar Buana Kecamatan way kenanga Mulai menyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020 sebanyak 42 KK penerima.
Pembagian BLT tersebut berlangsung di Balai Tiyuh Pagar Buanan kecamatan way kenanga, di hadiri Camat way kenanga, BPT, pendamping desa, aparatur Tiyuh, Anggota DPRD dapil 3 dari fraksi partai demokrat dan hanura Babinkamtibmas, Babinsa Tiyuh Pagar Buana dan seluruh warga penerima BLT.


PJ Kepalo Tiyuh Pagar Buana Tumidi SE mengatakan penyaluran bantuan langsung tunai BLT Dana Desa tahap pertama berlangsung pada hari ini, minggu (17/05/2020) sebanyak 42 Kepala Keluarga (KK) penerima.
"Untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa ini di rencana kan selama tiga bulan, yaitu bulan April, Mei dan Juni, Namun hari ini kita melangsungkan Pembagian BLT Dana Desa tahap pertama sebesar 600 ribu per Kepala Keluarga (KK),untuk tahapan selanjut nya, kita akan menunggu pencairan Dana Desa tahap kedua," kata nya.


Tumidi, SE Menjelaskan, untuk mekanisme warga masyarakat penerima bantuan langsung tunai sudah di lakukan proses penyeleksian mulai RK dan RT seterus nya di musyawarah bersama BPT untuk siapa yang benar-benar pantas mendapatkan nya.
"Setelah dilakukan penyeleksian, kita mendapatkan 42 Kepala Keluarga (KK) yang bersyarat belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah Daerah untuk Pembagian BLT ini kita bagikan berlangsung di Balai Tiyuh Pagar Buana Alhamdulillah berjalan dengan tertib, Aman dan lancar," tuturnya.


Di tempat yang sama Juru Tulis Tiyuh Pagar Buana Hendro susanto juga mengatakan, Bagi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa agar dapat menggunakan uang sebagaimana mesti nya, semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi warga masyarakat saat menghadapi Pandemi Virus Corona Disease (Covid-19).
"Saya menghimbau untuk seluruh masyarakat khususnya di Tiyuh Pagar Buana untuk bisa mematuhi peraturan pemerintah untuk dapat cepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutup nya. (Agus)




















