Baca Juga : Pemerintah Kec Rawa Jitu Utara Mesuji Lakukan Inspeksi Mendadak Ke Pasar Desa Panggung Jaya
Kota Metro, Kompas Lampung.Com- Berawal dari terungkapnya sebuah kelakuan atau perbuatan yang tidak senonoh terhadap bawahannya oleh oknum Kepala Sekolah MIN 1 Kho terhadap Guru Honorer berinisial Riz, beberapa waktu lalu, yang kini telah menjadi buah bibir di lingkungan Sekolah itu sendiri dan telah membias hingga kelingkungan Kemenag Kota Metro dan Masyarakat luas.
Akibat perbuatan Kepsek tersebut terhadap Anak buah nya yang tak kunjung selesai yang sehingga dari permasalahan tersebut justru mengundang pertanyaan bagi seluruh Dewan Guru dan instansi terkait.

Bersumber dari pembicaraan atau rumor yang berkembang yang ternyata selama ini Kepsek Kho telah banyak membuat kebijakan di luar aturan dari pemerintah seperti hal nya kebijakkan terkait uang Komite yang selama ini ia terapkan selama kurang lebih 3 Tahun dengan mewajibkan uang Komite sebesar Rp. 20.000,00./ Siswa.
Dalam sebulan, sementara uang tersebut menurut narasumber yang tak mau di sebut namanya oleh Kepsek di pergunakan untuk membeli Buku Pelajaran Anak Didik. Artinya, dengan adanya Anak Didik yang hampir mencapai 700 Siswa dengan Anggaran atau Dana Bos yang telah di gelontorkan oleh Pemerintah di duga terdapat penyelewengan yang di lakukan oleh Kho untuk memperkaya diri sendiri.
Dari analisis yang di dapat oleh Pengurus LSM AKUNTAN Suyitno, berdasarkan juknis Bos yang tertera dalam beberapa item di sinyalir Kho telah menelan uang Dana Bos di antaranya, 1.Pengembangan Profesi Guru dan tenaga Pendidik serta Pengembangan Manajemen Sekolah. 2.Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikulum Siswa. 3.Pengembangan Buku Perpustakaan. 4.Pengembangan non Buku Teks. 5.Pembelian atau Perawatan alat Multi Media pembelajaran.
Selanjutnya menurut Suyitno, "dalam hal ini ia tetap akan membawa persoalan kho hingga sampai kepada pihak yang terkait terutama pada sejawat Hukum dengan tujuan supaya Dunia Pendidikan tidak ada lagi para oknum KS seperti Kho yang coba coba berani main tileb Dana BOS lebih lebih di Dunia Pendidikan yang bernafaskan Agama Islam," ujarnya. (Tim)




















