Baca Juga : Polres Metro Hadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Dasar Militer SMA Taruna Gajah Mada
Kompas Lampung.com, Metro -
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Transmigrasi Kota Metro terus melakukan upaya, untuk menekan pengangguran. Salah satunya, adalah dengan membuka pelatihan Otomotif dan manufaktur olahan.
Kepala Disnaker Metro Rakhmat Z Sesunan mengatakan, tujuan pelatihan kerja ini, untuk membantu masyatakat dan menekan angka pengangguran di Kota Metro.
Seperti diketahui, globalisasi persaingan di dunia kerja kian ketat. Pemerintah terus berupaya mengasah kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing dan sesuai kebutuhan industri,” kata Rakhmat kepada Kompas Lampung.com, Kamis (21/3/2019) di ruang kerjanya.
Lebih lanjut Rakhmat menambahkan, untuk sementara setiap paket jurusan fokus untuk 10 orang peserta. Di jurusan tertentu, akan sampai pada uji kompetensi. Sehingga peserta akan dapat sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), terampil yang bisa digunakan pencari kerja swasta maupun mandiri.
Menurutnya, BNSP adalah sebuah lembaga independen yang dibentuk pemerintah berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003, tentang Ketenagakerjaan. Badan ini, kata Rakhmad, bekerja untuk menjamin mutu kompetensi dan pengakuan tenaga kerja pada seluruh sektor bidang profesi di Indonesia melalui proses sertifikasi," jelasnya.
"Ia mencontohkan, peserta yang telah mengikuti uji kompetensi dan mengantongi sertifikat terampil dari BNSP, maka akan mudah diterima bekerja di berbagai perusahaan otomotif dan manufaktur olahan.
Pelatihan peningkatan keahlian di Balai Latihan Kerja (BLK) tersebut, juga untuk menambah ketrampilan para pencari kerja. Karena, selama ini rata-rata keterampilan yang dimiliki para pencari kerja diniliai lemah, dan juga daya saingnya rendah. Selain itu, mentalnya tidak terdidik di lingkungannya," kata Rakhmat. (Red)


Kepala Disnaker Metro Rakhmat Z Sesunan saat memberikan keterangan, tentang menekan angka pengangguran. 
.png)
















