Baca Juga : Antisipasi Covid-19 Pemkab Mesuji Lakukan Pemeriksaan Penziarah Yang Baru pulang Dari Pulau Jawa
Mesuji, Kompas Lampung.Com- Salah satu contoh perjuangan tenaga kesehatan yang mengabdi di pedalaman Daerah Kabupaten Mesuji saat musim hujan, jatuh dan terpater bahkan kadang motornya tidak bisa jalan sudah biasa dan mereka tetap sabar dan harus kuat menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Seperti yang dialami Pipit Karmila Nakes Desa Sungai Buaya, kecamatan Rawa Jitu Utara, Kabupaten Mesuji. Pipit mengaku jatuh dan terpater sudah biasa saat sehabis turun hujan karena jalanan menjadi becek dan licin. Keadaan seperti ini bukan saja dialami oleh dia saja tapi ratusan orang yang tinggal diwilayah tersebut juga sudah pernah dan sering mengalami hal serupa.
"Ya kuat gak kuat harus dijalani karena ini bentuk pengabdian kami untuk melayani masyarakat," unar Pipit, senin (23/03/2020).
Menurutnya, "jalan itu jalan yang masuk menuju Puskesmas Desa Sungai Sidang Karna, jalannya licin motornya Merajuk minta bobo. Jadi dia boboan di lumpur hehe untung ada dokter Jendri yang juga lewat," candanya.
Pipit menceritakan saat dia terjatuh ada dokter yang lewat dan sempat mengambil fotonya."Itu yang mengambil foto dokter Jendri karena ketawa melihat saya jatuh," singkatnya. (hdz)




















