Baca Juga : Permasalahan Desa Sabah Balau Masyarakat Gandeng GML
Metro, KompasLampung.Com - Fogging di lingkungan RW 06 RT 22 dan RT 24 Kelurahan Margorejo Kecamatan Metro Selatan Kota Metro guna memberantas nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah, dilaksanakan oleh warga setempat dengan diawali senam bersama dan dilanjutkan gotong royong pembersihan drainase, Minggu 23/01/2022.
Dampak dari musim hujan mengakibatkan banyak tergenangnya air ditempat tempat yang tak diketahui oleh kita, disanalah tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti Yang mana salah satu jenis nyamuk penyebab penyakit demam berdarah, sudah banyak korban dilingkungan RW 06, terutama di RT 22 dan RT 24, masyarakat setempat silih berganti terkena demam berdarah, bahkan telah merenggut nyawa seorang warga di RT 24.
Menurut pak RW 06, Pk Candra (56) antusiasnya warga akan dilakukan fogging di lingkungan nya sangat baik, dikarenakan selain memberantas nyamuk Aedes aegypti, fogging juga dapat mencegah penularan penyakit demam berdarah, "walau fogging ini agak terlambat, tapi cukup membantu pemusnahan nyamuk dan menjaga lingkungan dari penyebaran nyamuk Aedes aegypti dan kami bersama warga lainnya juga melakukan gotong royong pembersihan lingkungan, seperti pengangkatan lumpur dari parit, pembersihan sampah, selain itu sebelum dilakukan fogging, kami warga RW 06 juga memulai dengan senam bersama," terangnya.
Sedangkan alat fogging dan obatnya dipinjamkan oleh Dinas Kesehatan kota Metro melalui Puskesmas Margorejo ke warga RW 06, semua kegiatan diatas tidak luput dari dukungan Lurah Margorejo Dwi Saptarini, S.I.P, buk Lurah turun lansung kelapangan mendampingi warganya, sementara itu salah seorang warga RT 22 buk habi (40) menyambut baik kegiatan ini "kalau bisa senam bersama dilakukan setiap hari Minggu, ini juga untuk menjaga kebugaran dan kekompakan para ibu ibu yang berada di RT 22 dan RT 24, tidak menutup kemungkin juga, warga diluar RT tersebut bergabung dengan kami, biar tambah rame," ujarnya. (Hb)




















